MediaUtama | Pagurawan – Jembatan penghubung antara Kabupaten Batubara dan Kabupaten Serdang Bedagai di Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, putus mengakibatkan roda perekonomian lumpuh.
Informasi dihimpun, sejak jembatan tersebut tidak dapat dilalui, sejumlah pengusaha toko kelontong terpaksa berpindah kendaraan bila berbelanja ke Tebing Tinggi.
Pemerhati lingkungan hidup Batubara, Juliadin, ketika dikonfirmasi, Sabtu (06/06/2020) di lokasi jembatan mengatakan, kerusakan jembatan ini sudah sekitar 16 bulan namun sampai sekarang belum ada tindakan yang dilakukan pihak terkait sehingga masyarakat merasa kecewa.
Menurutnya, para pengusaha tangkap ikan banyak yang dirugikan akibat putusnya jembatan ini. Pasalnya mereka terpaksa menjual berbagai hasil lautnya melalui Acces Road Kuala Tanjung menuju beberapa kota yang menerima ikan dari Pagurawan hingga biaya angkutan dua kali lipat dari harga yang biasa mereka bayar.
“Kami mempertanyakan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membangun jembatan yang sifatnya permanen. Mengingat pihak Provinsi telah berjanji bahwa di bulan Juni ini pembangunan jembatan akan segera dimulai, namun sampai sekarang ini belum ada tanda-tanda perbaikan, atau menunggu ada yang jadi korban. Untuk itu kami atas nama masyarakat meminta kepada Pemerintah Provinsi agar jembatan ini segera diperbaiki,” pintanya.
[MU-11]






