Jakarta, Mediautama.news – Ketua PWI Pusat Atal Depari mengaku gembira melihat partisipasi yang cukup besar dari para Kepala Daerah (Bupati/Walikota) se Indonesia untuk mengikuti ‘Anugerah Kebudayaan PWI’ untuk Bupati/Walikota.
“Terima kasih atas besarnya partisipasi para Kepala Daerah mengikuti Anugerah Kebudayaan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Medan, Sumatera Utara,” ungkap Atal Depari pada konferensi pers Anugerah Kebudayaan, di kantor PWI Pusat di Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Hadir mengikuti temu pers ini para wartawan ibukota, wartawan daerah, pengurus PWI Propinsi dan kabupaten/Kota.
Atal mengatakan, PWI sangat mengapresiasi Kepala daerah yang inovatif.
Atal Depari yang didampingi Ketua pelaksana AK PWI Yusuf Susilo Hartono, Ketua HPN 2023 Mirza Zulhadi, ketua dewan penasehat PWI Pusat Facrhy Muhamad berharap kebudayaan masing-masing di daerah di Indonesia bukan hanya julukan saja.
” Kebudayaan itu jangan hanya julukan, tetapi harus bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Atal.
Kepada Kepala Daerah yang belum berkesempatan mempresentasikan pembangunannya, Atal meminta jangan berkecil hati.
Sementara, Ketua pelaksana AK PWI Yusuf Susilo Hartono menjelaskan, bahwa penjurian dilakukan bertingkat mulai dari administrasi, kelengkapan proposal. Dan pada saat itu juri sudah memulai mencari informasi secara tertutup. Kira-kira aman tidak secara hukum.
“Maksudnya, kami tidak ingin kecolongan ada Kepala daerah yang ikut dalam anugerah budaya ini berurusan dengan hukum,” tegas Susilo.
10 Kepala Daerah Pemenang Anugerah Kebudayaan
Untuk 10 kepala daerah se Indonesia yang akan menyampaikan presentasinya pada Rabu (4/1/2023) yaitu, Bupati Sleman, Di Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo mnrgangkat sub tema: Inovasi Batik Sinom Parijotho Salak Sleman Berbasis Kearifan Lokal.
Bupati Kuningan Jawa Barat, Acep Purnama sub tema: Ngarumat Budaya Kuningan, Ngariksa Alam, Mapag Swasembada Pangan. Walikota Surabaya, Jawa Timur, Eri Cahyadi : Dandan Omah, Ben Apik Reg.
Kemudian Walikota Medan, Sumut, Bobby Nasution : Digitalisasi Produk Sandang. Bupati Malang, Jawa Timur, Muhammad Sanusi : Inovasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal. Bupati Pesawaran, Lampung, Dendi Ramadhona: Salam Jelujur : Dari Pesawaran untuk Mancanegara.
Bupati Indragiri Hulu Muhammad Wardan: Kelapa Inhil yang Membudaya. Bupati Agam Sumatera Barat, Andri Warman: Strategi Kebudayaan dalam Menjaga Hutan sebagai Ketahanan Pangan.
Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Darma Wijaya : Gerakan Cetak Sawah Mandiri. Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Usman Sidik: Inovasi Kopra Putih di Halmahera Selatan. (r/red)
Editor : Edward






