Jakarta, Mediautama.news – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya tampil memukau saat menyampaikan presentasinya dihadapan dewan juri Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat 2023 di lantai 4 ruang rapat PWI, Hall dewan Pers, Jakarta, Rabu (4/1/2023).
Presentasi dengan sub tema ‘ Gerakan Cetak Sawah Mandiri’ dijelaskan secara gamblang oleh Darma Wijaya, sehingga mendapat aplaus dari 5 dewan juri serta para undangan yang hadir di acara ini.
Darma Wijaya mengatakan, pembangunan jalan tol, perumahan dan kegiatan lain di Sergai membuat areal pertanian yang semakin sempit sehingga berdampak kepada ketahanan pangan.
Karenanya, untuk mewujudkan pertanian Kabupaten Sergai yang Mandiri dan berkelanjutan, lanjutnya, Pemkab Sergai menggagas program ‘Gerakan Cetak Sawah’ dengan memanfaatkan lahan terlantar dan lahan yang tidak produktif.
Selain gerakan cetak sawah, dalam mendukung ketahanan pangan, Pemkab Sergai juga melakukan program penggemukan sapi.
Kemudian, di masa pandemi, Bupati Darma Wijaya juga menginisiasi program distribusi pangan yang berbasis kerakyatan lewat Gerakan Belanja Bersama Kebutuhan dapur dan harian di Pasar Rakyat (Gerebek Dahsyat).
“Seluruh ASN diwajibkan tinggal di Sergai dan wajib membeli kebutuhan di berbagai Pasar Rakyat yang ada di wilayah Sergai. Sehingga meningkatkan kehidupan pedagang,” jelas Darma Wijaya.

Seusai penyampaian presentasi, dilanjutkan sesi tanya jawab oleh para juri diantaranya, Ketua PWI Pusat Atal Depari, Ketua pelaksana AK PWI Yusuf Susilo Hartono, Ninok Leksono, Nungki Kusumastuti dan Agus Dermawan.

Sejumlah pertanyaan dijawab secara rinci dan jelas oleh Bupati Darma Wijaya, sehingga meyakinkan para dewan juri. (r/Red)






