SUMUT  

Luar Biasa, TPA Terjun yang Dulunya Seram Sekarang Hijau dan Asri

Hijau dan Asri: Pemandangan di sekitar lokasi TPA Terjun, Medan Marelan sudah tampak hijau dan asri, meninggalkan kesan seram selama ini sebelum ditata. (Foto:Mu/dok/Diskominfo Medan).

Medan, Mediautama.news – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan terus melakukan pembenahan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun yang berlokasi di Kecamatan Medan Marelan.

Tidak hanya merubah sistem pengelolaan sampah yang sebelumnya open dumping menjadi sanitary landfill yang diperkirakan selesai di bulan Maret 2023 ini, DLH Kota Medan juga menata TPA Terjun menjadi tampak lebih hijau dan asri.

“TPA Terjun sudah kita tata lebih baik dari yang dulu, kalau dulu TPA Terjun ini kan terlihat seram dan menakutkan, tapi sekarang sudah jauh berubah lebih baik, lebih hijau dan asri.”kata dr. Suryadi Panjaitan.

Menurutnya, kebersihan adalah satu dari lima program prioritas yang ditetapkan oleh Pemko Medan.

“Jadi, ini sesuai program yang dicanangkan Bapak Walikota, dan penanganan kebersihan tidak hanya di kewilayahan saja, namun juga harus dilakukan hingga ke TPA,” kata dr Suryadi.

Menurutnya, di lokasi TPA Terjun saat ini sudah dibangun tempat istirahat bagi masyarakat yang beraktivitas di TPA tersebut dengan konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Sudah kita tata agar TPA terjun ini memiliki RTH sebagai tempat istirahat ataupun ngobrol-ngobrol masyarakat yang beraktivitas disitu. Kita juga enak memandang dari situ.” Ungkap dr. Suryadi Panjaitan sembari mengatakan perubahan juga dirasakan dari aroma busuk yang sudah tidak tercium lagi.

Selain menanam pohon-pohon untuk menambah penghijauan, DLH Kota Medan nantinya juga akan membangun gapura pintu masuk ke TPA.

“Gapura ini dibangun supaya lebih indah dilihat masyarakat dari luar, jadi memang betul-betul TPA ini kita tata agar lebih baik, apalagi disitu juga banyak hewan-hewan seperti unggas yang hidup dan di bawahnya juga ada kolam-kolam ikan milik masyarakat, itu menandakan TPA ini tidak seseram yang masyarakat bayangkan, ” jelasnya menutup. (Komed)

Editor : Edward