SUMUT  

Bobby: Jemput Bola ! Jangan ada Balita yang tidak Mendapatkan Vaksin Polio

Berikan: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memberikan vaksin polio kepada balita di Puskesmas PB Selayang II, Jalan Bunga Cempaka, Medan Selayang, Senin (13/2/2023).(Foto: Mu/dok).

Medan, Mediautama.news – Pencanangan SUB PIN Polio di Kota Medan ditandai dengan pemberian vaksin polio kepada balita oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution di Puskesmas PB Selayang II, Jalan Bunga Cempaka, Medan Selayang, Senin (13/2/2023) pagi.

Kegiatan ini bertujuan, untuk memberikan perlindungan kepada balita agar terhindar dari penyakit polio tersebut.

Turut menghadiri acara ini, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Maxi Rein Rondonuwu serta pimpinan Forkopimda Kota Medan.

Dihadapan pimpinan perangkat daerah dan ratusan ibu-ibu yang membawa anaknya untuk vaksin polio, menantu Presiden RI Joko Widodo ini mengatakan, vaksin Polio sangat l penting untuk diberikan, terlebih bagi anak-anak.

” Ini perlindungan bagi anak-anak kita, sehingga tidak ada balita yang tidak mendapatkan vaksin polio,” tegas Bobby Nasution.

Kepada Dinas Kesehatan Kota Medan dan seluruh puskesmas, Bobby meminta agar capaian vaksinasi polio bisa terlampaui.

” Dan untuk ini, jangan menunggu tapi harus jemput bola ,” Tegas Bobby.

Menurutnya, perangkat yang ada lengkap, data ada dan bisa digunakan. Jadi, setiap lingkungan, kelurahan dan kecamatan punya data balita yang masuk kategori untuk menerima vaksin polio.

” Jadi, tolong ya Pak Kadis, alat-alat kita ada untuk keliling, lakukan jemput bola,” pesannya.

Di kesempatan itu, Bobby Nasution juga mengingatkan para kepala puskesmas untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pimpinan perangkat wilayah baik kepling, lurah dan camat.

“Saling koordinasi, buat pertemuan rutin, jadi puskesmas pun bisa punya program yang baik,” ungkapnya.

Kepada seluruh pegawai puskesmas di Kota Medan, Bobby mengingatkan agar melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Ingat, kita ini pelayan masyarakat. Saya tidak mau lagi ada pegawai rumah sakit yang marah-marah kepada masyarakat ,” tegas Bobby. (Komed)

Editor: Edward