Home / SEKITAR KITA

Kamis, 30 Januari 2020 - 18:11 WIB

Sebelum Jembatan Pelanduk Selesai, Ini Kata Warga Kunto Darussalam

MediaUtama | Kunto Darussalam – Warga di Kecamatan Kunto Darussalam khususnya di Kelurahan Kota Lama dan Desa Muara Dilam amat bersyukur setelah selesainya pembangunan Jembatan Sei Pelanduk. 

Jembatan Sei Pelanduk yang dibangun dengan dana APBD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2019 dengan nilai kontrak 2 milyar lebih itu tuntas pengerjaan oleh kontraktor CV Boeray Brothers tepat di akhir tahun 2019 lalu.

Puluhan tahun jembatan ini dinanti oleh masyarakat, bersyukur bisa direalisasikan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di masa kepemimpinan Bupati H Sukiman, yang memiliki misi “Membangun Desa Menata Kota”.

Jembatan yang juga menjadi akses penghubung menuju Kecamatan Bonai Darussalam dan Kepenuhan Hulu ini sekarang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan truk pengangkut buah sawit masyarakat.

“Kami sangat bersyukur selama ini kami sangat kewalahan bila ingin melalui jembatan yang lama, sebab pondasi jembatan sudah turun akibat dihantas arus sungai meluap,” jelas Isran salah seorang pengendara warga Koto Raya menjawab wartawan, Kamis (30/01/2020).

Bukan hanya itu, lanjut Isran yang hampir setiap hari hilir mudik dari desanya ke ibukota kecamatan menceritakan bila musim hujan sungai Pelanduk ini banjir. Jadi terpaksa warga yang hendak menyeberang terpaksa mengandalkan jasa rakit.

IKLAN ADS

Untuk satu kali menyeberang biasanya warga dikenakan biaya 20 ribu rupiah, terkadang itu belum termasuk dengan sepeda motor. Bisa-bisa pengeluaran bisa mencapai 50 ribu sekali penyebrangan. 

“Kalau musim penghujan, kami yang mau ke Kota Lama serba kesulitan, karena harus keluar biaya tambahan untuk penyeberangan, tapi sekarang Alhamdulillah tidak lagi,” ungkapnya.

Senada disampaikan, Ujang Puluik warga Kota Lama yang seharinya mengangkut TBS Sawit masyarakat ke PKS PT EDI mengaku, sejak adanya jembatan Sei Pelanduk ini dirinya tidak lagi kesulitan untuk memasarkan hasil komoditi sawit ke pabrik.

“Sebelum jembatan ini selesai, apalagi bila banjir kami terpaksa jual sawitnya ke pabrik lain. Kalau sekarang kami sudah tidak kesulitan lagi,” ujarnya.

Bukan hanya membuka akses terdekat buat warga di sejumlah desa antar kecamatan. Jembatan Sei Pelanduk juga mendongkrak roda perekonomian masyarakat, sebab warga tidak kesulitan lagi memasarkan hasil pertaniannya ke pabrik terdekat.

 

(MU/Rahmat)

Share :

Baca Juga

ASAHAN

Polres Asahan Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

SEKITAR KITA

Pos Pam X Manhattan Dikunjungi Propam Polda Sumut

SEKITAR KITA

Beberapa Kali Sukses Memberikan Dukungan Politik, Kini Suwarno Mantab Mendirikan ‘Reborn’ Relawan Bobby Nasution

SEKITAR KITA

Jabat Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah Disambut Secara Sederhana

SEKITAR KITA

Anggota DPRD Sumut Positif Virus Corona Diduga Tertular saat ke Jakarta

SEKITAR KITA

Bhabinkamtibmas Polsek Medan Helvetia dan Babinsa Selesaikan Permasalahan Warganya

SEKITAR KITA

Sambut HUT Bhayangkara Ke -74, Polres Madina Melaksanakan Bhakti Sosial ke Panti Asuhan Siti Aisyah

SEKITAR KITA

37 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 dari Hasil Swab Ke-2, PN Medan Perpanjang WFH