MediaUtama l Asahan – Satu unit Truk pengangkut sawit, Nopol BM 9350 LP tercebur masuk ke dalam aliran Sungai Simonang-monang, tepatnya di jembatan Dusun VII, Desa Padang Pulo, Kecamatan Bandar Pulo, Kabupaten Asahan pada Jumat (12/06/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.
Menurut seorang saksi, Ring Musing Sitorus, truk yang dikemudikan oleh Dewan (17) warga setempat, masuk ke dalam aliran sungai, diduga akibat rem kendaraan tersebut tidak berfungsi.
Terlebih medan jalan yang dilintasi truk tersebut kondisinya berupa turunan, sehingga diduga semakin menyulitkan sopir untuk mengendalikan kendaraannya.

“Sekitar jam 1-an (13.00 WIB) habis Salat Jumat, lewat truk itu dari atas udah kencang jalannya, mungkin remnya blong juga langsung menghantam dua sepeda motor dan pondok di depannya sebelum tercebur masuk ke dalam aliran sungai,” kata Ring Musing.
Akibat peristiwa itu, sebut Ring Musing, sang sopir yang masih berusia remaja itu terjepit di dalam kendaraan yang terbalik di tengah derasnya air sungai.
Sopir truk baru bisa dievakuasi sekitar satu jam kemudian. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Ada sekitar satu jam-an baru bisa dievakuasi. Karena truknya sempat payah dibuka, ditarik sama warga pakai kereta, baru bisa terbuka pintunya. Korban meninggal,” ungkapnya.
“Pas berhasil dievakuasi, sempat ditekan-tekan dadanya. Udah nggak respon. Tapi untuk memastikan dibawa ke rumah sakit umum di Kisaran,” pungkasnya.
Informasi didapat, selain menewaskan sang sopir, Dewan (17), peristiwa kecelakaan tersebut turut melukai tiga orang lainnya. Korban yaitu Fahri (13) merupakan kenek truk, ucok (47) dan Eka (45). Keduanya merupakan orang tua Dewan, yang tengah menunggu anaknya membawa sawit, yang rencananya akan ditimbang di sekitar lokasi kejadian.
Sebelum tercebur, truk yang dikemudikan korban melaju kencang di jalanan menurun. Tak lama kemudian menghantam dua unit sepeda motor yang terparkir serta dan dua orang yang berada di bawah pondok sekitar jembatan.
“Ayahnya terdorong truk sampai melompat ke dalam sungai. Ibunya sempat kena hantam truk juga, jempol tangannya putus,” ungkap Dodi Simangunsong di TKP.
Selanjutnya, para korban tersebut dilarikan warga ke RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran untuk mendapatkan pertolongan.
“Satu lagi kernetnya, si Fahri luka-luka. Kalau korban sempat terjepit, pas dievakuasi sudah kaku,” ucapnya.
Pantauan wartawan di lokasi kejadian, truk pengangkut sawit yang tercebur masih berada di dalam aliran sungai Simonang-monang.
Dua unit sepeda motor, masing-masing satu unit Yamaha Vega dan Honda Mega Pro yang sempat tercebur ke dalam sungai sudah berhasil dievakuasi oleh warga.
[PUL]






