Home / HUKUM

Kamis, 19 November 2020 - 17:54 WIB

Kurir Sabu 3 Kg Asal Asahan Dituntut 16 Tahun Penjara

Ket Foto : Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anita saat membacakan tuntutan di ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan.

Ket Foto : Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anita saat membacakan tuntutan di ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan.

MediaUtama | Medan – Terdakwa Iskandar (25) kurir narkoba asal Simpang Empat, Kabupaten Asahan dituntut 16 tahun pidana penjara. Iskandar kedapatan membawa sabu seberat 3 kilogram yang dikemas dalam bungkusan plastik teh cina merk Qing Shan.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Iskandar dengan pidana penjara selama 16 tahun dan denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan pidana penjara selama 6 bulan,” kata JPU Anita di hadapan majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan, Kamis (19/11/2020).

Dalam persidangan yang digelar secara video conference di ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan, JPU menilai perbuatan terdakwa Iskandar terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Yakni melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 gram,” kata JPU Anita SH.

Usai mendengarkan tuntutan dari JPU, majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Sementara mengutip dakwaan JPU Anita mengatakan kasus bermula pada hari Selasa tanggal 04 Februari 2020 sekira pukul 11.00 WIB, terdakwa Iskandar bersama dengan Abdul Haris (berkas terpisah) disuruh Anto Gobel (DPO) mengantarkan 10 bungkus yang berisikan sabu ke Kisaran dan keduanya diiming upah sebesar Rp10 juta apabila berhasil mengantarkan sabu tersebut.

“Selanjutnya, keduanya berangkat untuk mengantarkan sabu tersebut dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Vario warna Merah menuju Simpang Kawat dan terdakwa bersama Abdul Haris sepakat akan bertemu di jalan lintas Kisaran Tanjung Balai dengan calon pembeli,” ujar JPU Anita.

IKLAN ADS
Baca Juga :  Pengedar Sabu Asal Sergai Dituntut 9 Tahun Penjara

Lebih lanjut dikatakan JPU, setelah bertemu dengan calon pembeli, Abdul Haris bersama terdakwa Iskandar menyerahkan 7 bungkus sabu kepada orang tersebut. 

“Kemudian, terdakwa Iskandar dan Abdul Haris melanjutkan perjalanan untuk mengantarkan 3 bungkus sabu kepada calon pembeli lainnya yang telah sepakat bertemu di depan Hotel Cahaya Jalan Imam Bonjol Kelurahan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan,” kata Anita saat membacakan dakwaannya.

Sesampainya di depan Hotel Cahaya Abdul Haris menghampiri seseorang yang berbaju warna hitam, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai oleh Abdul Haris dan terdakwa di pepet mobil yang dikendarai petugas kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Sumut dan langsung melakukan penangkapan terhadap keduanya.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya, petugas menemukan 1 buah plastik asoy yang didalamnya terdapat 3 bungkus plastik teh cina bermerk Qing Shan berisikan Narkotika jenis sabu seberat 3 kilogram.

“Selanjutnya, petugas membawa Abdul Haris dan terdakwa Iskandar beserta barang bukti 3 kilogram sabu ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas JPU Anita.

[MU-01]

Baca Juga :  Berulang Kali Laporannya di P19-kan, Santi Bulung Simanjuntak Laporkan Oknum Jaksa ke Asisten Pengawasan

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Satu Bulan Pisah Ranjang, Bapak Dua Anak Perkosa Nenek Kandungnya

HUKUM

Kepala Kepolisian Sri Lanka Tolak Mundur Usai Bom Paskah

HUKUM

Pukul Personil TNI, Pedagang Kaos Kaki di Sukaramai Medan Diamankan

HUKUM

Kerap Beraksi, Pelaku Curanmor Desa Baru Diringkus Polsek Pancur Batu

HUKUM

Saksi Sebut Ationg Tidak Ada Dipukul dan Disekap

HUKUM

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia Bantah Informasi Dua Pria Kasus Togel Akan Dilepas

HUKUM

Polisi Amankan Pelaku Pengedar Sabu di Medan

HUKUM

Jadi Perantara Jual-Beli 200 Butir Ekstasi, Perwindra Mulai Diadili di PN Medan