Home / HUKUM

Jumat, 20 November 2020 - 20:54 WIB

Lempari Kantor PT Agung Sejahtera Pertiwi dengan Batu, Dedi Jadi Pesakitan di PN Medan

MediaUtama | Medan – Dedi Muliana Kaban (47) terpaksa duduk di kursi pesakitan untuk menjalani sidang perdana di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Warga Dusun IV, Jalan Balai Desa, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Sunggal ini didakwa melakukan pelemparan batu terhadap karyawan dan pengrusakan kantor PT. Agung Sejahtera Pertiwi di Jalan Pasar I Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang.

Aksi pelemparan tersebut dilakukan terdakwa Dedi bersama dengan ratusan rekannya pada bulan Mei 2020 lalu.

Sidang yang beragendakan dakwaan yang digelar secara video conference tersebut, JPU Fauzan Igri Hasibuan mendakwa warga Dusun IV, Jalan Balai Desa, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Sunggal ini melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHPidana subs Pasal 351 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

Dikatakan JPU Fauzan Igri mengatakan, awal mula kejadian, pada hari Sabtu 16 Mei 2020 sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu saksi Marcel Fran Dinata, saksi Habib M. Ash Shidqi, saksi M. Arif Siregar, saksi Agus Gunawan dan saksi Nelson Sinulingga sedang bermain voli di kantor perwakilan PT. Agung Sejahtera Pertiwi.

“Tiba-tiba datang sekitar 100 orang diantaranya terdakwa bersama-sama dengan Ucok kapal, Iting, Tato, Sigit, Ondot, Ismail dan Ucok Puput mendekati pagar kantor perwakilan PT. Agung Sejahtera Pertiwi dan merusak pagar kantor tersebut dan melakukan pelemparan batu ke arah pos jaga kantor,” kata JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Jarihat Simarmata, Jumat (20/11/2020).

Tidak hanya itu, terdakwa juga melempar ke arah Marcel Fran Dinata, Habib M. Ash Shidqi, saksi M. Arif Siregar, Agus Gunawan dan Nelson Sinulingga yang sedang bermain voli.

“Kemudian salah satu batu yang dilemparkan mengenai kepala saksi Marcel Fran Dinata hingga menyebabkan kepala saksi Marcel Fran Dinata mengalami luka robek, karena terdakwa bersama-sama dengan Ucok kapal, Iting, Tato, Sigit, Ondot, Ismail dan Ucok Puput terus menerus melakukan pelemparan batu sehingga saksi Marcel Fran Dinata, saksi Habib M. Ash Shidqi, saksi M. Arif Siregar, saksi Agus Gunawan dan saksi Nelson Sinulingga lari mendekati pos jaga,” urai JPU.

IKLAN ADS
Baca Juga :  Pinjaman Rp 39,5 Miliar ke BTN Cabang Medan, Canakya Mengaku 93 SHGB Atas Nama Mujianto

Namun, terdakwa dan rekannya malah memukul saksi Habib M. Ash Shidqi yang hendak mengambil sepeda motor miliknya dengan menggunakan balok kayu ke arah paha sebelah kiri,” kata JPU Fauzan.

Korban lalu terjatuh dan paha sebelah kirinya mengalami luka lecet. Selanjutnya beberapa orang dari 100 orang tersebut melakukan pengrusakan terhadap CCTV yang berada di pos jaga dengan menggunakan kayu balok serta menghancurkan kaca jendela serta merusak pagar milik kantor perwakilan PT. Agung Sejahtera Pertiwi.

Setelah itu terdakwa bersama rekannya, berhasil menguasai kantor tersebut. Sementara para saksi yang ketakutan pergi meninggalkan lokasi.

Namun, dalam dakwaan, jaksa tidak menyebutkan terkait apa terdakwa dan rekannya melakukan pengrusakan dan pemukulan. 

Akibat kejadian itu, saksi M Habib, M. Ash Shidqi mengalami luka lecet pada lengan sebelah kiri dan saksi Marcel Fran Dinata mengalami luka robek pada bagian kepala, serta barang-barang berupa pagar, CCTV, kaca jendela, TV, dan pintu pos milik PT. Agung Sejahtera Pertiwi,” pungkas JPU.

Usai mendengarkan dakwaan JPU, majelis hakim menunda persidangan pekan depan dengan agenda eksepsi nota keberatan dari terdakwa. 

[MU-01]

Baca Juga :  Pinjaman Rp 39,5 Miliar ke BTN Cabang Medan, Canakya Mengaku 93 SHGB Atas Nama Mujianto

Share :

Baca Juga

HUKUM

Oknum Anggota Polsek Hamparan Perak Dikabarkan Ditangkap Poldasu, Ini Kata Kabid Humas

HUKUM

Jadi Perantara Jual-Beli 100 Butir Ekstasi, Ateng Jalani Sidang Perdana

HUKUM

Terdakwa Pelempar Al-Qur’an Mulai Diadili di PN Medan

HUKUM

Terdakwa Penyebar Hoaks Tak Hadir, Djarot Sebut Berita Hoaks Bukan Perkara Kecil

HUKUM

Jadi Perantara Jual Beli Sabu Demi Uang Rp 500 Ribu, Pria Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

HUKUM

Amankan Wanita dari Hotel Medan, Polisi Usut Dugaan Prostitusi Artis

HUKUM

Pengedar Sabu Diringkus Polsek Pancur Batu di Perumahan Griya Sukamaju

HUKUM

Nagih Utang ‘Bu Kombes’ Via Instagram, Febi Malah Dituntut 2 Tahun Penjara