Pasca Ditangkap, Diduga Akan Ada Lobi-lobi Kotor Terkait 7 Orang & Mesin Judi Tembak Ikan “Stanggang”

Ket Foto : Tim Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Senin, 21 Desember 2020 lalu sekitar pukul 10.00 WIB tepatnya di Jalan Pasar VII Simpang Jodoh di belakang bakso madura berhasil mengamankan 7 orang yang masing masing 3 orang penjaga mesin ketangkasan serta 4 orang pemain.

MediaUtama | Medan – Pasca diamankannya 7 orang pemain beserta penjaga mesin ketangkasan tembak ikan oleh Polsek Percut Sei Tuan belum lama ini, terendus kabar bahwa akan adanya dugaan suatu tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh sejumlah orang – orang yang bekerjasama dengan pria dipanggil “Stanggang” sang bos besar judi yang terkesan tak tersentuh hukum pemilik sekaligus pengelola mesin tersebut.

Tindakan melawan hukum tersebut diduga adanya rencana membebaskan para penjaga dan pemain beserta barang bukti yang berhasil diamankan, dengan memberikan ‘siraman rohani’ kepada oknum petugas.

Ket Foto : Tim Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Senin, 21 Desember 2020 lalu sekitar pukul 10.00 WIB tepatnya di Jalan Pasar VII Simpang Jodoh di belakang bakso madura berhasil mengamankan 7 orang yang masing masing 3 orang penjaga mesin ketangkasan serta 4 orang pemain beserta barang bukti mesin ketangkasan tembak ikan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, setelah mencoba mencari tahu tempat – tempat dimana saja yang digunakan beroperasi oleh bos judi mesin ketangkasan tersebut, awak media ini menemukan, diduga diantaranya Jalan Jermal 15 Medan Denai, Jalan Perwira Delitua, Jalan Parang Simpang Pos hingga Jalan Asia Gang Bakung Medan Area.

Semua tempat tersebut merupakan tempat yang sangat strategis untuk menjakankan usaha kotor pria yang kerap dipanggil “Stanggang”.

Ketika dikonfirmasi mengenai adanya dugaan lobi – lobi untuk membebaskan para tersangka dan barang bukti mesin judi tembak ikan itu kepada Kapolsek Percut Seituan, AKP. Ricky P Atmaja,  Kamis (24/12/2020), hingga berita ini dimuat belum berhasil, sebab beliau masih tidak menjawab paggilan telepon yang dilakukan awak media ini.

[RA]