Home / BERITA UTAMA / KRIMINAL

Selasa, 26 Januari 2021 - 13:44 WIB

Akademisi : Jangan Biarkan Judi Marak Di Kota Medan, Masyarakat Berharap Penuh Kepada Walikota Terpilih Bobby Nasution

MediaUtama I Medan – Harapan besar masyarakat Kota Medan dipimpin menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution sebagai Walikota bersama Wakilnya Aulia Rahman yang tinggal menunggu waktu setelah perhelatan pesta demokrasi kemarin, semakin tak terbendung.

Sebab, banyak persoalan yang digantungkan masyarakat Kota Medan kepada kedua pilihan rakyat itu (Bobby, Aulia) untuk perubahan kehidupan lebih baik. Dari masalah korupsi, mengatasi banjir hingga pengentasan kemiskinan sebagai dampak negatif lainnya yang disebabkan maraknya perjudian, itu semua menjadi permintaan warga.

Akan kondisi saat ini, di Kota Medan sebagai Ibukota Propinsi Sumatera Utara, perjudian yang dirasa seperti jamur di musim hujan, mendapatkan tanggapan dari seorang Akademisi, Ahmad Isharli Nasution SH, MH. Kepada wartawan ketika dimintai tanggapannya, Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan itu mengatakan,

Baca Juga :  Polisi Pulangkan 11 Remaja Perempuan Terlibat Prostitusi Online via MiChat ke Orangtua 

“Salah satu program kerja dari Walikota terpilih Kota Medan selain menangani banjir dan mensejahterakan masyarakat melalui UMKM, juga agar mampu memberantas segala bentuk perjudian di wilayah pemerintahan-nya.” jelasnya.

IKLAN ADS

Di akhir wawancara, lebih dalam Ahmad Isharli Nasution SH, MH mengatakan, “Adanya perjudian dapat mengganggu Kamtibmas. Program kerja yang dibuat untuk dilaksanakan, perjudian bahkan sudah diatur dalam KUHPidana berdasarkan Pasal 303 dan dalam turunannya di Peraturan Pemerintah. Pengelola sampai pemain bisa dijerat hukuman pidana.”

Baca Juga :  Polsek Patumbak Ringkus 3 Kurir 40 Kg Ganja

“Untuk itu, seluruh Warga Negara Indonesia terkhusus masyarakat Kota Medan tunduk dan taat aturan hukum sesuai dengan peraturan UU yang berlaku di NKRI harus ditegakkan. Masyarakat bisa pula bekerjasama dengan Polri apabila mengetahui adanya perjudian dilakukan. Jangan biarkan judi marak di Kota Medan, sebab itu menjadi tanggungjawab kita bersama. terkhusus Kepolisian RI, Polrestabes Medan dan Forkopimda Kota Medan, selamatkan masyarakat Kota Medan dari buruknya dampak perjudian.” tutup Isharli. Jumat (22/1/2021).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Nelayan di Aceh Barat Diduga terkait Sekarung Sabu-sabu

Sebelumnya diberitakan, diantara beberapa tempat yang dijadikan lokasi perjudian mengundang keramaian di saat pandemi covid-19 belum berakhir kini, selain meresahkan masyarakat juga perjudian perbuatan melawan hukum, di Kota Medan beroperasi seperti di Jalan Padang Bulan Pasar V, Pasar Induk Laucih, Simpang Selayang hingga di kawasan Selambo. Perjudian – perjudian itu disebut dikelola Stanggang dengan pria dipanggil Ajen, kedua lokasi itu berada di wilayah hukum Polrestabes Medan, Polda Sumut meski masih ada beberapa lokasi lainnya. (REL/TIM)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Rehab Rumah Janda Veteran Tahap Semenisasi Dinding

BERITA UTAMA

Poldasu Siap Amankan Perayaan Idul Adha di Sumut

BERITA UTAMA

Riko Simanjuntak, Pemain Sepakbola asal Siantar jadi Incaran Klub Besar Indonesia

BERITA UTAMA

Dapat Rehap Rumah Dari Program TMMD, Impian Nek Saodah Terwujud

BERITA UTAMA

Masih Dicari, Korban KM Lestari Maju yang Tenggelam bersama Uang Rp30 Miliar

BERITA UTAMA

Dandim 0203/Langkat : Satgas Harus Sabar dalam Menjalankan Tugas dan Ikhlas dalam Pengabdian

BERITA UTAMA

Prediksi Tottenham Hotspur vs Real Madrid 2 November 2017

BERITA UTAMA

Tanpa Kenal Lelah, Satgas TMMD Kodim 0203/LangkatBersama Warga Buat Jembatan