Home / PERISTIWA

Kamis, 25 Februari 2021 - 23:27 WIB

Pasca 25 Hari Didemo Warga, PT Sri Timur Merugi Ratusan Juta Rupiah

MediaUtama | Medan – Pasca 25 hari didemo  masyarakat Desa Sei Tualang, perusahaan perkebunan PT Sri Timur yang berlokasi di Berandan Barat, Kabupaten Langkat, mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Tribrata Hutauruk SH, MH selaku Kuasa Hukum PT Sri Timur menyayangkan peristiwa demo warga Desa Sei Tulang itu, sebab berdampak langsung pada kerugian PT Sri Timur.

” Akibat demo warga Desa Sei Tualang, perusahaan kami merugi ratusan juta rupiah,” ujar Hutauruk di Medan, Kamis (25/2/2021) malam.

Apalagi, tambah Hutauruk, masalah warga Desa Sei Tualang dan PT Sri Timur telah ditampung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi A DPRD Langkat, Kamis (25/2/2021) siang.

Dalam RDP yang dihadiri pihak-pihak terkait, antara lain pihak kepolisian, warga Desa Sei Tualang dan Abdul Karim yang mewakili PT Sri Timur.

Hadir juga Fredy Agus Hutapea, ST selaku Plt. Kasi Pengukuran BPN Langkat yang mewakili Kepala Kantor Pertanahan Kab. Langkat, Sumatera Utara.

IKLAN ADS

“Dalam RDP itu, pihak BPN Langkat secara gamblang menjelaskan HGU PT Sri Timur  telah diperbaharui sejak 2019,” ungkap Hutauruk.

Ditambahkan, dalam RDP itu,  Fredy Agus Hutapea, ST selaku Plt. Kasi Pengukuran BPN Langkat menegaskan, lokasi dan akses jalan yang diduduki oleh masyarakat pendemo merupakan lokasi yang berada di dalam HGU perusahaan, berdasarkan Sertipikat HGU Nomor 187, 188 dan 189 tahun 2019.

Menurut Hutauruk, dengan adanya penjelasan pihak BPN, maka pendemo telah menduduki dan menutup akses jalan dalam HGU PT Sri Timur.

Terkait itu, tambah Advokat ini, pihaknya telah membuat laporan tanggal 05 Februari 2021 ke Polres Langkat, melalui Surat Tanda Terima Laporan Nomor : STPLP/68/II/2021/SU/LKT.

“Dalam laporan itu, perusahaan menyampaika masalah perlindungan hukum, penegakan hukum dan keadilan,” pungkas Hutauruk.

[MU]

Share :

Baca Juga

PERISTIWA

Calon Penumpang Lion Air Tujuan Banjarmasin Meninggal di KNIA

PERISTIWA

Tubuh Terpotong Dua,  Pria Ini Bunuh Diri di Rel Kereta Api Bandar Khalipah 

HUKUM

Mahasiswi UNPRI Ditemukan Tewas di Desa Dugil Tonggal Pancur Batu, Diduga Korban Pembunuhan

PERISTIWA

Bangunan Sekitar Gedung Warenhuis Digusur, LBH Medan: “Pemko Medan Terkesan Arogan”

NASIONAL

BNPB Sebut Riau Paling Luas Alami Karhutla

PERISTIWA

Dinilai Tak Serius Tanggapi Laporan, Gempala Demo Kejagung Minta Copot Kajatisu

BERITA UTAMA

Diduga Diracun, 16 Ekor Lembu di Asahan Mendadak Mati

ASAHAN

RSUD HAMS Kisaran Nyatakan Balita 7 Bulan Meninggal Dunia Karena Positif Covid-19