Medan, Mediautama.news – Kader Pemuda Merga Silima (PMS) Tebingtinggi diingatkan agar menghindari paham premanisme dalam menjalankan roda organisasinya.
Hal itu dikatakan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, saat menerima audiensi Pengurus DPD PMS Tebingtinggi serta panitia penyelenggara Pesta Budaya Gendang Guro-guro Aron dan pelantikan pengurus Merga Silima Kota Tebingtinggi, Rabu (8/2/2023), di Kantor DPRD Sumut, di Medan.
PMS, tegas Baskami, bukan organisasi yang mengacu paham dan perilaku premanisme, tapi organisasi yang bersifat Serikat Tolong Menolong (STM).
Menurut politisi asal PDI Perjuangan ini, awalnya PMS dibentuk di tahun 1985 lantaran kerap terjadi gesekan/perselisihan antar pemuda Suku Karo di terminal Kota Medan karena berbagai penyebab.
Melihat situasi itu, jelas Baskami, maka muncullah ide dari sejumlah pemuda Karo di masa itu untuk menyatukan mereka di dalam suatu wadah.
” Karenanya, perlu suatu wadah agar tidak ada lagi sengketa. Itulah, awal terbentuknya PMS,” ujarnya menambahkan.
Baskami mengimbau kader PMS agar menjauhi segala perilaku-perilaku negatif di tengah masyarakat, terlebih kejahatan narkotika.
” Sebab, jika sudah terkontaminasi narkoba, maka generasi penerus bangsa yang bernaung di tubuh PMS akan rusak ,” ucapnya.
Baskami mengatakan, PMS merupakan tempat berkumpulnya masyarakat Karo. “Mari sama-sama kita jaga nama baik Suku Karo dan terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa dan negara tercinta ini ,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Baskami menyatakan siap mendukung penuh kegiatan Pesta Budaya Gendang Guro-guro Aron dan Pelantikan Pengurus Merga Silima Tebingtinggi, pada 11 Februari mendatang.
Dan jika tidak ada halangan, ia berjanji akan hadir di acara tersebut. ” Karo Berbudaya, Karo Jaya,” ucap Baskami semangat.
Sementara, Ketua DPD PMS Tebingtinggi Fredi Ricardo Syahputra Sembiring didampingi para pengurus dan panitia penyelenggara menyampaikan terimakasih sekaligus apresiasi kepada Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting atas dukungannya terhadap kegiatan dimaksud.
Fredi pun memaparkan program-program PMS Tebingtinggi, khususnya yang terkait dengan bidang sosial dan pelestarian adat budaya Suku Karo.
PMS di Tebingtinggi, jelas Fredi, baru terbentuk. Karenanya, pihaknya lebih memfokuskan kegiatan PMS di bidang sosial dan budaya. (Md 1)
Editor : Edward






