Jakarta, Mediautama.news – Sepeda motor masih menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat Indonesia saat mudik Lebaran. Meski memiliki risiko lebih tinggi dibanding moda transportasi lain, banyak pemudik tetap memilih motor karena dinilai lebih efisien dan fleksibel.
Namun, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik agar pengendara motor tidak mudah lelah atau mengalami cedera selama perjalanan. Spesialis kedokteran olahraga, dr. Listya Tresnanti Mirtha, SpKO, CCD, Subsp APK(K), menegaskan bahwa pengendara motor tidak boleh terus berkendara tanpa henti.
“Pengendara wajib mengambil jeda untuk beristirahat dan melakukan peregangan. Selain itu, jangan membawa beban berlebihan, terutama untuk perjalanan jauh. Beban yang terlalu berat bisa menyebabkan kelelahan dan nyeri, terutama di area punggung bawah,” kata dr. Listya, dikutip dari laman Detikhealth dan dilansir dari CNBC Indonesia, Selasa (25/3/2025).
Selain menjaga postur tubuh dan mengatur beban bawaan, dr. Listya juga menekankan pentingnya menjaga hidrasi, terutama saat berkendara dalam kondisi berpuasa. Ia menyarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan saat sahur agar tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan.
Sementara itu, spesialis ortopedi, dr. Oryza Satria, SpOT(K), merekomendasikan agar pemudik beristirahat setiap tiga jam untuk melakukan peregangan otot. Peregangan dapat dimulai dari punggung bawah, lalu ke punggung atas dan bahu, guna mencegah rasa pegal saat mengemudi.
“Salah satu gerakan yang bisa dilakukan adalah duduk tegak, lalu putar tubuh ke kanan sejauh 90 derajat dan tahan selama 20-30 detik. Ulangi gerakan yang sama ke sisi kiri, masing-masing dua kali,” jelas dr. Oryza.
Untuk bahu dan punggung atas, ia menyarankan untuk merentangkan tangan kanan ke kiri, tahan dengan tangan kiri selama 10-20 detik. Setelah itu, lakukan rotasi bahu ke depan dan ke belakang masing-masing sebanyak 10 kali.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, perjalanan mudik menggunakan motor bisa dilakukan dengan lebih aman dan nyaman. Meski kembali lagi, mudik dengan motor tidak disarankan.(r)
Editor: Edward






