Medan, Mediautama.news – Kota Medan berhasil meraih Sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) atas keberhasilan dalam penanganan kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.
Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan, selain terus melakukan upaya-upaya perbaikan sehingga penanganan kebersihan menjadi lebih baik, dukungan penuh dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkannya.
Dukungan itu, ujarnya, misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat mulai saat ini harus melakukan pemilahan sampah organik dan non organik sehingga diketahui mana sampah yang dapat diolah dan tidak dapat diolah.
” Artinya, sampah yang tidak dapat diolah itu lah yang dibawa ke TPA,” kata Bobby di Balai Kota kemarin.
Sejak dilantik menjadi Wali Kota Medan pada 26 Februari 2021, Bobby Nasution menjadikan penanganan kebersihan menjadi satu dari lima program prioritas yang menjadi fokus untuk dituntaskan.
Dan hingga berakhirnya jabatannya sebagai orang nomor satu di Pemko Medan, berbagai terobosan telah dilakukan Bobby untuk menjadikan kota yang berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa ini menjadi lebih bersih.
Seperti diketahui, Kota Medan sebelumnya pernah meraih Piala Adipura di tahun 2012. Namun, di akhir tahun 2019 berbanding terbalik, Kota Medan malah meraih predikat kota terkotor di Indonesia dari Kementerian LHK.
Dekan I Fisipol Universitas Medan Area (UMA) Dr Nadra Ideyani Vita MSi kepada wartawan, Senin (1/3/2023), mengapresiasi penanganan kebersihan yang dilakukan Bobby Nasution, hingga Kota Medan berhasil mendapatkan Sertifikat Adipura.
Menurutnya, keberhasilan meraih Sertifikat Adipura adalah bukti penanganan kebersihan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution lebih baik dan terarah. (Komed)
Editor: Wilfrid Sinaga






