SUMUT  

Guru Sekolah Minggu di Sergai Diikutkan Program BPJS.. Siapa Dulu Bupatinya

Foto Bersama : Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup H Adlin Tambunan berfoto bersama Ketua GAK Sergai Fajar Simbolon, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sergai Hendrik Manullang beserta jajaran dan para koordinator kecamatan guru sekolah minggu se Kabupaten Sergai,  Senin (27/3/2023). (Foto : Mu/dok)

Sergai, Mediautama.news – Guru-guru sekolah minggu diharapkan untuk terus memberikan pengajaran yang baik bagi anak-anak dan juga kepada sesama, guna mewujudkan masyarakat Sergai yang religius.

Harapan itu disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya saat menerima audiensi koordinator kecamatan guru sekolah minggu se Kabupaten Sergai, Senin (27/3/2023) di Kantor Bupati Sergai, di Seirampah.

Menurut Darma Wijaya, tidak ada agama mengajarkan yang tidak baik. Kalau guru sekolah minggu dan guru mengaji terus mengajarkan yang baik, Sergai ini akan tertib dan masyarakat yang religius sesuai visi Kabupaten Sergai dapat diwujudkan.

Darma Wijaya yang didampingi Wakil Bupati (Wabup), H Adlin Umar Yusri Tambunan mengapresiasi para koordinator guru sekolah minggu yang mau datang bersilaturahmi.

Pemerintah, kata Darma Wijaya, juga butuh masukan. Dirinya mengetahui kalau guru sekolah minggu dan bilal mayit tidak ada yang memperhatikan adalah pada saat kampanye lalu. Berdasarkan masukan itulah, ia bersama Wabup membuat kebijakan untuk memberikan insentif.

” Nilainya tidak seberapa, namun ke depannya, ia berharap dapat memberikan perhatian yang lebih besar lagi ,” tegasnya

Sebelumnya, Ketua Gerakan Amal Kasih (GAK) Sergai Fajar Simbolon melaporkan, realisasi program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2022 di antaranya, penyaluran tali kasih kepada guru sekolah minggu se Kabupaten Sergai, penyaluran bantuan pembangunan/rehab rumah ibadah umat kristiani sebanyak 21 rumah ibadah.

Kemudian, penyaluran bantuan perayaan hari besar umat kristiani sebanyak 9 perayaan, pembayaran iuran kartu BPJS ketenagakerjaan guru sekolah minggu se-Kabupaten Sergai, dan penyaluran bantuan paket sembako pada safari Natal tahun 2022 di 17 kecamatan sebanyak 2.100 paket.

“Untuk tahun 2023 ini, GAK Sergai juga telah menyalurkan bantuan untuk rumah tidak layak huni,” katanya.

Selain itu, lanjut Fajar, GAK Sergai dibantu 22 koordinator kecamatan juga telah melakukan pendataan ulang guru sekolah minggu. Pendataan ulang ini nantinya menjadi dasar penyaluran talih kasih, penyaluran kartu BPJS, dan pembayaran iuran BPJS ketenagakerjaan guru sekolah minggu.

Berdasarkan pendataan tersebut, lanjutnya, tercatat 468 gereja ada di Kabupaten Sergai yang tersebar di 17 wilayah kecamatan, dengan jumlah guru sekolah minggu sebanyak 1.123 orang.

Penyaluran tali kasih triwulan pertama tahun 2023, menurutnya, direncanakan April 2023. Sedangkan iuran BPJS ketenagakerjaan guru sekolah minggu se Kabupaten Sergai telah dibayarkan pada 3 Maret 2023. Semua guru sekolah minggu yang terdaftar di GAK diikutkan masuk program BPJS ketenagakerjaan.

Dan di tahun 2023 ini, ujarnya, GAK Sergai merencanakan program akan melaksanakan lomba cerdas cermat alkitab dan retreat bagi koordinator guru sekolah minggu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sergai, Hendrik Manullang membenarkan jika para guru sekolah minggu yang ada di Sergai sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dia juga mengapresiasi program Bupati dan Wabup Sergai yang telah memberikan perhatian kepada guru sekolah minggu, guru mengaji dan juga bilal mayit.

Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, diisi perkenalan diri para koordinator beserta jumlah gereja dan guru sekolah minggu yang ada di wilayah kecamatan masing-masing.

Koordinator kecamatan guru sekolah minggu juga berterima kasih kepada Pemkab Sergai, khususnya Bupati Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Tambunan yang telah memberikan perhatian kepada guru sekolah minggu. Mereka berharap, insentif guru sekolah minggu kedepannya dapat kiranya dianggarkan di APBD Kabupaten Sergai. (Sb 1)

Editor: Edward