Home / HUKUM

Jumat, 29 November 2019 - 21:51 WIB

Almarhum Sempat Masuk Kantor, Ini Kata Ketua PN Medan

Ket Foto : Ketua PN Medan saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Ket Foto : Ketua PN Medan saat memberikan keterangan kepada wartawan.

MEDIAUTAMA.CO | Medan – Ketua Pengadilan Negeri Medan Sutio Jumagi Akhirno SH M.Hum berharap, agar dugaan pembunuhan Humas PN Medan Jamaluddin SH MH, segera ditindaklanjuti. 

Hal itu disampaikannya, saat bersama para hakim, panitera, dan pegawai ikut melayat korban ke RS Bhayangkara Medan, Jumat malam (29/11/2019).

Menurut dia, mereka sempat mencari informasi ke Mapolda Sumut. “Kita ke Polda (Polda Sumut-red) mencari informasi. Ternyata sudah dibawa ke Bhayangkara (RS Bhayangkara-red). Lalu kita meluncur kemari. Kita lihat memang jenazahnya ada di dalam,” katanya.

“Jadi apa penyebabnya kita tidak tahu. Inilah mau diselidiki oleh pihak kepolisian,” sambung Sutio Jumagi Akhirno.

Baca juga : Diduga Dibunuh, Pejabat Humas PN Medan Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kutalimbaru

Menjawab pertanyaan wartawan, apakah ada mendengar hal lain, Ketua PN Medan mengatakan, tak ada. “Tak ada kita dengar apa-apa. Yang jelas tadi pagi memang dia masuk sebentar. Trus keluar dan tidak tahu kemana,” katanya.

Ditanya apa sempat ketemu sebelum kejadian, kata dia, tidak ada. “Yang ketemu ada teman. Saya nggak ketemu. Mungkin sebelum jam delapan lah dia sudah… (meninggalkan PN Medan-red). Karena kita acara sosialisasi tadi dan dia tidak masuk lagi di dalam,” jawabnya.

Korban tak Ikut Sosialisasi

Ketua PN Medan itu membenarkan, bahwa saat kejadian, korban menggunakan baju olahraga. 

“Iya. Biasanya tiap Jumat kita kan memang olahraga. Tapi khusus Jumat ini ditiadakan olahraga, karena ada acara sosialisasi dan simulasi e-litigasi tadi. Sehingga kita juga mengundang para advokat,” sebut dia.

Menjawab pertanyaan, apakah almarhum biasa membawa mobil sendiri, PN Medan mengaku kurang tahu. “Saya juga kurang tahu ya,” katanya.

IKLAN ADS

Humas PN Medan Jadi Korban Pembunuhan?

Keterangan Saksi Polisi Kontroversi, Mata Terdakwa Dilakban Namun Ditembak pada kesempatan itu dia berharap agar pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan pembunuhan Humas PN Medan itu.

 “Mudah-mudahan ini bisa (tuntas). Dan sesuai juga dengan harapan keluarga yang menghendaki ini diusut tuntas. Karena keluarga juga tadi saya telepon menghendaki, mana baiknya. Saya bilang karena polisi menghendaki ini ditindaklanjuti untuk diautopsi, keluarga juga sudah setuju. Artinya kan supaya ditindaklanjuti lah dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, meninggalnya Humas PN Medan Jamaluddin SH MH (55), menjadi topik pembahasan dari sore hingga malam hari ini. Bahkan sempat beredar, bahwa Humas PN Medan itu meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Namun selanjutnya setelah magrib, beredar informasi menyebutkan, almarhum diduga kuat korban pembunuhan. Foto yang beredar kemudian, korban ditemukan tidak berdaya dengan posisi tangan terikat di bangku belakang supir.

Ditemukan di Kebun Sawit

Sebagaimana diberitakan, pada Hari Jumat (29/11/2019) sekira pukul 13.30 WIB, Polsek Kutalimbaru mendapat informasi via HP dari Kepala Desa Suka Dame, bahwa telah ditemukan satu unit mobil Toyota Prado hitam BK 77 HD. Ditemukan di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame Kutalimbaru Deli Serdang.

Personel Polsek Kutalimbaru yang tiba di TKP, menemukan mobil korban sudah di dalam jurang kebun sawit warga. Korban ditemukan dalam keadaan kaku terlentang di bangku nomor dua dengan kondisi tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Kutalimbaru melalui Kanit Reskrim Iptu R Ginting menyebutkan saat dikonfirmasi wartawan, mengaku kalau dugaan korban kasus pembunuhan. “Untuk sementara kita menduga temuan korban pembunuhan. Untuk korban ditemukan di lantai mobil bagian bangku tengah dengan posisi miring dengan wajah mengarah ke bagian depan,” katanya.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana jenis keper warna hijau, baju jenis kaos tangan panjang warna biru motif bintik-bintik. Korban juga ditemukan masih mengenakan kaos kaki putih hitam.

 

(MU-06)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Tidak Kooperatif, Hakim Keluarkan Penetapan Penahanan Terdakwa Judi Online

HUKUM

Terungkap, Ini Dia Identitas Dua Pelaku Curanmor Tewas Dihajar Massa di Tuasan

HUKUM

Simpan Sabu 9,79 Gram Dalam Rumah, Ayah Divonis 5 Tahun 6 Bulan Penjara

HUKUM

Kasus Penipuan, Bos Hotel LJ Divonis 2 Tahun Penjara

HUKUM

Mahasiswi Dituntut 44 Bulan Penjara Kasus Penggelapan Rp 150 Juta

HUKUM

Kasus Dugaan Narkoba, Zainal Abidin Sebut Tidak Dimintai Keterangan secara Face to Face

HUKUM

Kasus Dugaan Pengelapan, Hakim Heran Saksi Antoni membayar Rp 3 Milliar kepada Terdakwa 

HUKUM

Dugaan Penambangan Ilegal dan Perambahan Hutan di Desa Gunung Manumpak B, LSM Diancam Dipotong-Potong