Home / HUKUM

Rabu, 14 Oktober 2020 - 19:10 WIB

Husin Syukri Pemilik 25 Butir Ekstasi Divonis 9 Tahun Penjara

Ket Foto : Terdakwa Husin Syukri saat mendengarkan putusan secara virtual.

Ket Foto : Terdakwa Husin Syukri saat mendengarkan putusan secara virtual.

MediaUtama | Medan – Husin Syukri alias Husen (40) terdakwa kasus kepemilikan 25 butir ekstasi divonis pidana penjara selama 9 tahun di ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (14/10/2020).

Majelis hakim yang diketuai Syafril Batubara menilai warga Jalan Griya Gang Sejarah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang ini terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009. 

“Yakni melakukan percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika golongan I beratnya melebihi 5 gram berupa 25 butir pil ekstasi seberat 7,68 gram,” kata majelis hakim yang diketuai Syafril Batubara.

Selain pidana penjara, terdakwa juga dibebankan dengan membayar denda Rp10 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan pidana penjara selama 3 bulan.

Dalam nota putusan majelis hakim, hal yang memberatkan terdakwa Husen Syukri karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, terdakwa sudah pernah dihukum selama 9 tahun penjara dalam kasus narkotika jenis sabu, terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan selama proses persidangan terdakwa Husen Syukri tidak kooperatif.

“Sedangkan hal yang meringankan terdakwa tidak ditemukan,” cetus hakim Syafril Batubara.

Baca Juga :  Jadi Perantara Jual-Beli Sabu 81,86 Gram, Pria Ini Dituntut 10 Tahun Penjara
IKLAN ADS

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa Husin Syukri melalui penasihat hukumnya Arizal dan JPU Chandra Priono Naibaho menyatakan pikir-pikir.

Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 10 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan pidana penjara selama 6 bulan.

Sementara mengutip dalam dakwaan JPU Chandra Priono Naibaho mengatakan terdakwa Husen Syukri ditangkap berdasarkan keterangan BAP dari M Amin dan Tri Utari (berkas terpisah) yang terlebih ditangkap oleh Polsek Medan Timur pada 4 Maret 2020 lalu, dalam suatu operasi penyamaran di kawasan Jalan Mongonsidi Medan. 

Dalam pengakuan keduanya, 25 butir pil ekstasi merupakan milik Husen Syukri, berdasarkan hal itu Husen masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) hingga akhirnya ia berhasil ditangkap Polsek Tanjung Morawa pada 24 April 2020.

 

Baca Juga :  Perkara Kelalaian Beri Obat, Hakim Cecar Pemilik Apotik Istana 1

[MU-01]

Share :

Baca Juga

HUKUM

Dugaan Penambangan Batu Ilegal dan Perambahan Hutan di STM Hulu, Mabes TNI dan Polresta Deli Serdang Lidik

HUKUM

Pelaku 3C Modus Polisi Gadungan Ditembak Tekab Medan Sunggal

BERITA UTAMA

Mendahului Truk, Siswa SMP Nusantara Meninggal Dunia

HUKUM

Iuran BPJS Tak Disetorkan, Para Karyawan PT Bintang Persada Satelit Polisikan Pimpinan Perusahaan

HUKUM

Jalani Sidang Perdana, Terdakwa Abdul Hadi Bunuh Kekasih Gelap karena Sakit Hati

HUKUM

Kasus Pembunuhan Hakim Jamal, Ahli Farmakolog: Korban Meninggal Bukan Karena Efek Obat

HUKUM

Nyambi Jual Sabu, Nelayan Asal Asahan Dituntut 12 Tahun Penjara

HUKUM

Kuasa Hukum CH Ajukan Penangguhan Penahanan Pandemi Covid-19