Hamili Tetangga yang Masih SMA, Pemuda di NTT Ditangkap Polisi

  • Bagikan

MediaUtama.News – Seorang pemuda asal Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), WB (19) ditangkap polisi karena karena menghamili tetangganya berinisial IAN (16).

IAN saat ini tercatat sebagai salah satu siswa SMA di Kabupaten TTS. Sedangkan WB belum memiliki pekerjaan tetap alias pengangguran.

“Kasus itu dilaporkan oleh orangtua IAN, dengan laporan polisi nomor :LP/B /183/ VII / 2021 / SPKT POLRES TTS POLDA NTT,” ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Mahdi Dejan Ibrahim kepada Kompas.com, Minggu (25/9/2021).

Mahdi menambahkan, korban IAN dicabuli berulang kali selama satu bulan, yakni sejak 27 Juni 2021 hingga 29 Juli 2021.

Ia menuturkan, kejadian itu bermula ketika pada 27 Juni 2021, kakak pelaku berinisial IB memanggil IAN untuk menginap di rumahnya.

Orangtua IAN saat itu sedang pergi melayat di desa tetangga.

IAN pun mendatangi rumah IB. Di situ sudah ada pelaku WB dan adiknya. Mereka kemudian menonton televisi hingga tengah malam.

Saat itulah, WB mengajak IAN duduk di depan rumah.

“Ketika mereka sedang duduk di depan rumah, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan, tapi ditolak korban,” kata Mahdi.

Pelaku terus membujuk korban dan berjanji akan bertanggung jawab apabila korban hamil.

Karena terus dipaksa, IAN marah dan pulang ke rumahnya yang berjarak hanya sekitar 20 meter.

WB kemudian mengikuti korban dan langsung masuk ke dalam rumah IAN.

Setelah itu, pelaku menutup pintu serta menguncinya dari dalam.

Pelaku langsung memeluk tubuh korban. Pelaku kemudian mendorong korban hingga terjatuh dan menyetubuhinya.

“Saat pelaku sedang menyetubuhi korban, tiba-tiba orangtua korban pulang,” ujar Mahdi.

Mendengar orangtua korban pulang, pelaku melarikan diri.

Ketika pelaku keluar rumah, ayah korban sempat melihat pelaku dan berusaha mengejarnya, tetapi WB berhasil lolos.

Kasus itu kemudian menjadi heboh dan orangtua korban bersama keluarganya memanggil pelaku dan orangtuanya untuk membicarakan masalah itu.

“Orangtua korban tidak mau memperpanjang masalah tersebut, tapi dengan syarat korban jangan diganggu hingga selesai sekolah baru diurus nikah,” kata Mahdi.

Namun, bukannya berhenti, pelaku kemudian kembali berhubungan badan dengan korban hingga hamil.

Orangtua yang tak terima, lalu melaporkan kejadian itu ke Mapolres TTS untuk proses hukum lebih lanjut.

Usai menerima laporkan, polisi bergerak menangkap IAN. Pelaku kini mendekam di Mapolres TTS. (REP/kompas)

 16 views

  • Bagikan
Call Now ButtonKRITIK & SARAN