MediaUtama.News – Ibu dan 2 (dua) anak kembarnya ditemukan kaku (tidak bernyawa) di dalam kamar rumahnya, Jalan Antara nomor 18 Pasar 4,5 Lingkungan 8 Kelurahan Lubukpakam III Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (6/4/2022) sekira Pukul 17:30 Wib.
Ketiga korban Rista Dame Sari Saragih (38) dan anak kembarnya Shakeel Al Ludwig Purba (4) dan Shiloh El Sharapova Purba (4) diduga keracunan, karena dari ketiga mulut korban berbiuh.
Informasi lapangan, sore itu sekira Pukul 17:00 Wib, mertua korban (Rista Dame Sari Saragih) kembali dari kegiatan gereja. Setibanya di rumah korban, didapatinya bahwa rumah dalam keadaan sepi, cucu dan menantunya tidak ditemukan.
Biasanya cucunya dan menantu bermain di seputaran rumah, namun sore naas itu tidak ada ditemukan dan membuat si mertua curiga. Kecurigaan semakin kuat ketika salah satu ruangan terkunci dan tidak bisa dibuka.
Karena kamar terkunci dari dalam, mertua korban segera meminta bantuan tetangga untuk membongkar pintu kamar.
Alhasil pukul 17.30 Wib, pintu dapat dibuka dan ditemukan ketiganya telah terbujur kaku dan mulut ketiga korban berbuih.
Sementara suami korban, Bahensa Palar Purba SE (41) pada saat kejadian tidak berada di rumah (TKP) karena belum pulang kerja.
Mendengar informasi tersebut, sekira pukul 17.40 Wib pihak kepolisian Polresta Deliserdang turun ke lokasi dan langsung memasang garis batas.
Selanjutnya, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji bersama Tim INAFIS langsung Olah TKP dan membuka rekaman CCTV.
Dalam rekaman CCTV, tampak korban mengambil plastik putih dari pagar menuju pintu samping dan langsung masuk kamar. Sementara CCTV didalam kamar didapati tidak menyala.
Kemudian, ketiga mayat dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna penyelidikan lebih lanjut dengan menggunakan dua mobil ambulance.
Dugaan sementara korban meninggal dunia dengan meminum racun insektisida yang dipesan secara online.
Turut juga hadir di lokasi Kapolsek
Lubukpakam, AKP Hendri Yanto Sihotang dan Danramil 06 / LP Kapt Arh JP Girsang bersama Dr Asriludin SpPD juga hadir di TKP. Dan menurut keterangan Dokter RS Umum Dr H Drs Amri Tambunan tersebut, korban sudah meninggal dunia lebih kurang dua jam sebelumnya. (Tom)






