Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman adalah rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang berlokasi di ibu kota kabupaten, di pinggir Jalinsum Medan-Tebingtinggi, di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
Rumah sakit yang merupakan peningkatan dari Puskesmas rawat inap Sei Rampah ini, resmi berfungsi sejak diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 6 Januari 2007 dan ditetapkan sebagai rumah sakit umum kelas C, berdasarkan Kepmenkes RI No 001/Menkes/SK/I/2008 tanggal 2 Januari 2008 dan izin operasional berdasarkan Kepmenkes RI No.HK.07.06/III/01/2008 tanggal 2 Januari 2008.
Keluarnya Kemenkes RI No 001/Menkes/SK/I/2008 dan Kepmenkes RI No.HK.07.06/III/01/2008, secara regulasi memberikan dukungan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai.
Oleh Pemerintah Daerah, RSUD Sultan Sulaiman ini didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakatnya yang ada di 17 kecamatan dan 243 desa/Kelurahan, dengan jumlah penduduk 614.618 jiwa. Namun, bukan berarti rumah sakit ini tidak menerima pasien dari luar daerah. RSUD Sultan Sulaiman juga melayani masyarakat dari luar daerah yang ingin mendapat pelayanan kesehatan.
RSUD Sultan Sulaiman menjadi salah satu unit terdepan dalam pelayanan kesehatan tingkat lanjutan yang berfungsi memberikan pelayanan pengobatan, promosi kesehatan, pencegahan dan upaya rehabilitasi.
Sejak mulai beroperasi, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah agar rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat sebagaimana diharapkan.
Seiring dengan berjalannya waktu, RSUD Sultan Sulaiman terus berbenah, baik dengan meningkatkan ketersediaan fasilitas medis dan non medis, ketersediaan sumberdaya manusia dan sistem manajemen mutu yang terpadu dan terintegrasi dengan upaya pelayanan kesehatan.
Dengan peningkatan fasilitas, peningkatan sumberdaya manusia dan sistem manajemen rumah sakit, diharapkan pelayanan, promosi kesehatan, pencegahan dan upaya rehabilitasi kepada masyarakat akan semakin baik.

Jenis pelayanan yang diberikan di RSUD Sultan Sulaiman kepada masyarakat yang berobat antara lain, pelayanan rawat jalan (Poliklinik terpadu), Klinik spesialis penyakit Dalam, Klinik spesialis penyakit Anak, Klinik spesialis penyakit Bedah, Klinik spesialis penyakit Obstetri dan Kandungan, Klinik spesialis penyakit Kulit dan Kelamin.
Kemudian, Klinik spesialis penyakit Mata, Klinik spesialis penyakit Paru, Klinik spesialis THT, Klinik spesialis Jiwa, Klinik spesialis Anasthesi, Klinik spesialis Umum, Klinik spesialis Gigi dan Mulut, Klinik spesialis Forensik, Klinik spesialis Cardiologi, Klinik spesialis Syaraf, Klinik spesialis Orthoped, Klinik spesialis Griyatri dan pelayanan Rawat Inap.
Semakin baiknya pelayanan RSUD Sultan Sulaiman yang didukung SDM dan sarana yang ada, dapat dirasakan masyarakat di daerah ini yang datang berobat.
Diakui sejumlah para medis yang telah bekerja sejak berdirinya RSUD Sultan Sulaiman, di awal-awal beroperasi dalam perjalanannya, selalu muncul permasalahan karena memang kurang didukung oleh fasilitas, dokter serta faktor lainnya.
Namun, semua permasalahan itu secara perlahan bisa diperbaiki dan diatasi. Setiap tahunnya ada perubahan yang semakin baik, tidak hanya dukungan pemerintah daerah tetapi juga pemerintah pusat dari Kementrian Kesehatan. Secara perlahan namun pasti, RSUD Sultan Sulaiman pun terus memperbaiki diri.
Pada tahun 2018, RSUD Sultan Suliaman mendapat Sertifikan Pengakuan dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit Nomor : KARS .SERT/262/XII/2018, tentang Akreditasi Rumah Sakit dengan status akreditasi Lulus Tingkat dasar dengan masa berlaku 17 Desember 2021.
Akreditasi ini merupakan pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit, setelah dilakukan penilaian bahwa rumah sakit telah memenuhi standar akreditasi.
Struktur Organisasi
Untuk mendukung penyelenggaraan RSUD Sultan Sulaiman tentunya ada tim penyelenggaraan yang tersusun dalam suatu struktur organisasi rumah sakit. Tim penyelenggaraan ini diharapkan mampu mengoperasionalkan rumah sakit sesuai dengan program kerja dan kegiatan yang sudah di susun di RSUD Sultan Sulaiman.
Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Sulaiman dipimpin oleh Direktur yang membawahi satu orang Kepala Bagian Tata Usaha, dua orang Kepala Bidang, tiga orang Kepala Sub. Bagian dan enam orang Kepala Seksi,
Struktur Organisasi yang berlaku saat ini sesuai dengan Peraturan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 06 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Serdang Bedagai.
RSUD Sultan Sulaiman mempunyai visi dan misi yang berorientasi pada rencana pembangunan nasional, pembangunan kesehatan indonesia, dan rencana pembangunan serta kebijakan daerah Kabupaten Serdang Bedagai.
Adapun visi RSUD Sultan Sulaiman adalah ‘Menjadi Rumah Sakit Umum Yang Unggul Ramah dan Profesional’. Sedang misinya, menjaga dan meningkatkan citra diri sebagai lembaga pemerintah dalam mewujudkan pelayanan Rumah Sakit rujukan yang bertanggung jawab, menjunjung tinggi kode etik, menghormati tatanan yang berlaku pada masyarakat, serta berupaya memaksimalkan derajat kesehatan masyarakat.
Kemudian, memuaskan pelanggan dengan memberikan pelayanan kesehatan dan perawatan paripurna (kuratif,promotif dan preventif). Memberdayakan, banggakan, sejahterakan karyawan.
Melaksanakan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan seluruh karyawan untuk mencapai prestasi kerja terbaik dengan menjalankan perintah nilai-nilai dan kode etik yang berlaku di Rumah Sakit.
RSUD Sultan Sulaima juga memilik motto SERASI (Senyum, Empati, Ramah, Amanah, Sigap, Ikhlas), dimana dalam setiap melayani pasien harus sesuai dengan motto yang ada ‘Melayani pasien dengan Senyum, Empati, Ramah, Amanah, Sigap dan Ikhlas.
Pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman selama kurun waktu 4 tahun terakhir menunjukan adanya peningkatan dan perkembangan yang signifikan, baik secara insfrastruktur maupun aspek pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
RSUD Sultan Sulaiman mempunyai beberapa kelas perawatan opname yang dapat dikategorikan sebagai berikut :
Ruang Perawatan VVIP (terdiri dari 2 Tempat Tidur)
Ruang Perawatan VIP (terdiri dari 10 Tempat Tidur)
Ruang Perawatan Kelas I (terdiri dari 11 Tempat Tidur)
Ruang Perawatan Kelas II (terdiri dari 19 Tempat Tidur)
Ruang Perawatan Kelas III (terdiri dari 62 Tempat Tidur) ICU (Terdiri dari 4 Tempat Tidur) Perinatology (Terdiri dari 4 Tempat Tidur) Isolasi ( Terdiri dari 5 Tempat Tidur). Total Seluruh tempat tidur yang ada di RSUD Sultan Sulaiman adalah 117 Bed.

* Pelayanan Gawat Darurat (24 jam)
Dalam hal pelayanan kesehatan emergency, RSUD Sultan Sulaiman juga memiliki unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang menyediakan Pelayanan Gawat Darurat yang beroperasi 24 jam. Hal ini sangat membantu dalam pemberian pelayanan kesehatan pasien terutama dalam penanganan kasus-kasus emergency sehingga angka kematian pasien dapat diturunkan.
Dalam pelayanan kesehatan di Ruang Gawat Darurat, pihak RSUD Sultan Sulaiman sudah menyediakan tenaga kesehatan yang dibutuhkan seperti halnya Dokter Umum, Perawat, Bidan, dan tenaga kesehatan penunjang lainnya yang siap melayani pasien 24 jam.
Pelayanan Bedah Sentral (Ruang Operasi)
Untuk menangani kasus-kasus yang memerlukan tindakan pembedahan, RSUD Sultan Sulaiman juga sudah memiliki ruang operasi
Sejauh ini, pihak RSUD Sultan Sulaiman sudah mampu melakukan tindakan Spesialis Bedah, Dokter Spesialis Obstetry dan Gynekologi, dan Dokter Anasthesi yang mampu untuk melakukan tindakan operasi. Jenis pelayanan operasi yang sudah pernah dilakukan adalah tindakan bedah umum dan tindakan bedah gynekologi.
* Pelayanan khusus
Sebagai sebuah layanan kesehatan paripurna, di instansi Rumah Sakit juga dilengkapi dengan ruangan yang diperuntukan bagi pasien dengan kondisi kritis maupun kondisi pemulihan seperti halnya layanan konsultasi terhadap penyakit-penyakit khusus.

Sejauh ini pihak RSUD Sultan Sulaiman sudah menyediakan layanan khusus untuk melayani pasien. Pelayanan khusus seperti, Pelayanan Rawat Inap Intensif (Intensive Care Unit atau ICU,
Pelayanan Rawat Inap Bayi Baru Lahir (Neonatologi), Klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing) untuk HIV. Unit CST (Care Support and Treatment) bagi penderita HIV/AIDS. Unit DOTS untuk penanganan pasien TBC.
* Pelayanan Penunjang Medis
Pelayanan ini untuk membantu menegakkan diagnosis, memantau penyakit dan pengobatan serta menentukan prognosis suatu penyakit yang diderita pasien.
RSUD Sultan Sulaiman sudah memiliki sarana penunjang medis yang di antaranya :
Instalasi Farmasi, Instalasi Patologi Klinis (laboratorium),
Instalasi Gizi, Instalasi Radiologi, Instalasi Rehabilitasi Medis, Unit Tranfusi Darah (UTD),
Instalasi Pemeliharaan Rumah Sakit (IPSRS). Instalasi kamar jenazah, Laundry, Unit Rekam Medis, Instalasi Pengolahan Air Limbah, Pelayanan Bedah Sentral, Pelayanan ICU.

Rumah sakit ini juga sudah memiliki Instalasi Penunjang Medis yang dijabarkan sebagai berikut :
Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Rawat Inap, Instalasi Bedah Central, Instalasi Gizi, Instalasi Radiologi, Instalasi Rekam Medik, Instalasi Farmasi, Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit, Instalasi Pemeliharaan Air Limbah, Instalasi Kesehatan Keselamatan Kerja.
Sebagai fasilitas pelayanan masyarakat, RSUD Sultan Sulaiman juga menyediakan fasilitas layanan umum. Hal ini tentunya dapat dinikmati masyarakat baik pasien yang datang berobat maupun keluarga pasien yang datang berkunjung.
Pelayanan umum dalam hal transportasi rujukan pasien tentunya sangat membantu terutama dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan. Bentuk pelayanan umum yang ada di RSUD Sultan Sulaiman seperti, Sarana Parkir, Musholla, Transportasi, Ambulan dan terdapat kantin.
Jumlah Karyawan di RSUD Sultan Sulaiman mengalami kenaikan sebesar 1.103% dibandingkan dengan tahun 2020.
Sumber daya manusia yang ada di rumah sakit terdiri dari :
Tenaga kesehatan yang meliputi Dokter Spesialis, Dokter Umum, Perawat, Apoteker, bidan, analis kesehatan, asisten apoteker, ahli gizi, fisiotherapi, radiographer, dan rekam medis.
Tenaga non kesehatan yaitu, bagian keuangan, administrasi, personalia, dan lain-lain.

Direktur RSUD Sultan Sulaiman dr Ahmad Idris Daulay saat diwawancarai mengatakan, bahwa untuk peningkatan kualitas pelayanan, tentu sangat didukung oleh fasilitas dan Sumber Daya yang ada.
Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat yang berobat. Seluruh pada medis baik dokter, perawat serta petugas lainnya termasuk Satpam rumah sakit selalu diingatkan agar memberi pelayanan dan bekerja dengan hati tulus iklas, bersikap ramah kepada pasien.
“Sikap baik, ramah dan murah senyum yang kita tunjukkan kepada pasien menjadi salah satu terapi penyembuhan ,” ujarnya.
Selanjutnya, untuk pelayanan di Instalasi Gawat Darurat, menurut Daulay, harus memprioritaskan kegawatdaruratan pasien. Artinya, dahulukan pasien yang dalam kondisi gawat yang benar-benar membutuhkan pertolongan.
Daulay mengatakan, Bupati Sergai H Darma Wijaya sangat intens dengan kondisi rumah sakit ini, bagaimana rumah sakit ini bisa terus semakin maju dan berkembang sehingga bisa melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang diharapkan.
“Dengan kualitas dan pelayanan yang baik dari RSUD Sultan Sulaiman, tentu rumah sakit ini menjadi tujuan utama masyarakat yang ingin berobat, tidak lagi berobat ke rumah sakit yang ada di luar daerah ,” jelasnya.
Sejumlah sarana dan prasarana termasuk bangunan gedung RSUD Sultan Sulaiman ini, sangat mendapat perhatian serius dari Bupati Sergai. Hingga setiap tahunnya rumah sakit ini terus berkembang dan semakin maju.
Saat ini sudah ada beberpa penambahan ruangan baru bagi pasien rawat inap. Ini dilakukan, guna menampung banyaknya pasien yang datang berobat ke RSUD Sultan Sulaiman. Pasalnya, pasien yang berobat ke rumah sakit ini terus meningkat, bahkan kerap ruangan yang ada tidak mampu menampung jumlah masyarakat yang datang berobat.
Apa pandangan masyarakat tentang RSUD Sultan Sulaiman yang sudah berusia 15 tahun ini..?
Tokoh pemuda Sergai Joni Panjaitan, SE menilai, bahwa saat ini pelayanan RSUD Sultan Sulaiman jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
” Kita lihat, setiap tahun RSUD Sultan Sulaiman ini selalu menunjukkan perubahan yang semakin baik ,” kata Joni Panjaitan saat dimintai pendapatnya belum lama ini di Sei Rampah.
Pemilik yayasan rehabitisasi narkotika bermerk ‘Jopan’ yang berlokasi di Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku paham betul dengan perkembangan RSUD Sultan Sulaiman. Karena lima tahun belakangan, ia kerap membawa pasien dari yayasan yang dipimpinnya tersebut berobat ke rumah sakit ini.
Menurutnya, setiap tahun RSUD Sultan Sulaiman semakin menunjukkan kemajuan. Baik SDM nya maupun sarana dan prasarana yang ada, baik fasilitas rumah sakit berupa alat-alat medis maupun dokter rumah sakit yang semakin lengkap, karena sudah ada beberapa dokter spesialis.
Demikian, ruangan atau gedungnya setiap tahun terus berkembang. Ruangan rawat inap selain dibenahi lebih baik juga sudah banyak yang bertambah.
“Kalau dulu, warga Sergai memilih berobat ke luar daerah, tapi sekarang tidak karena menilai pelayanan dan sarana yang ada sudah semakin baik ,” jelas Joni.
Melihat perkembangan yang ada setiap tahunnya dan didukung kualitasnya, Joni berharap agar ke depannya ada penambahan ruangan yang lebih banyak lagi di RSUD Sultan Sulaiman. Karena ruangan rawat inap yang ada, menurutnya, masih kurang. Hal ini untuk mengimbangi jumlah masyarakat yang berobat yang terus semakin meningkat, bahkan dari luar daerah.
Sejak H Darma Wijaya menjadi Bupati Sergai, RSUD Sultan Sulaiman semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat, karena pelayanan dan fasilitasnya semakin diperhatikan dan dibenahi. Bahkan, rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan bagi pasien yang ingin berobat.
“Kualitas baik yang ditunjukkan RSUD Sultan Sulaiman, membuat semakin banyak masyarakat yang datang berkunjung untuk berobat, baik sebagai pasien berobat jalan maupun rawat inap.
Joni pun mengaku sudah tak terhitung lagi pasien dari panti rehabilitasi yang dipimpinnya dibawanya untuk berobat ke RSUD Sultan Sulaiman dan mendapat pelayanan yang cukup baik.
“Karenanya, masyarakat Serdang Bedagai patut bersyukur dengan keberadaan RSUD Sultan Sulaiman yang semakin berbenah untuk memberikan pelayanan terbaiknya ,” ungkap pria yang akrab disapa ‘Jopan’ ini. (*)






