DUNIA  

Ketegangan Meledak! PM Keir Starmer Kirim Jet Tempur Inggris ke Timur Tengah

Jet tempur Eurofighter Typhoon Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Foto:File Foto - AP/Vadim Ghirda)

Jakarta, Mediautama.news – Pemerintah Inggris mengirimkan tambahan jet tempur ke Qatar di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Pengiriman empat pesawat tempur tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Kamis waktu setempat, saat Menteri Pertahanan Inggris melakukan kunjungan ke Siprus.

Starmer dalam pernyataannya kepada wartawan, dimuat AFP dan melansir CNBC Indonesia, Jumat (6/3/2026) menyebutkan bahwa empat jet tempur Eurofighter Typhoon itu akan bergabung dengan skuadron Inggris yang sudah ditempatkan di Qatar untuk memperkuat operasi pertahanan Inggris di negara Teluk tersebut serta kawasan sekitarnya.

Pengumuman juga disampaikan setelah Menteri Pertahanan Inggris John Healey tiba di Siprus menyusul serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan udara Inggris di pulau Mediterania tersebut awal pekan ini. Sebuah pesawat tak berawak buatan Iran menyerang hanggar di pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) di Akrotiri pada hari Senin.

Dua pesawat tak berawak lainnya juga terdeteksi pada hari itu. Inggris melakukan upaya pencegahan dengan menembak jatuh.

“Seiring perubahan situasi dalam konflik apa pun, Anda harus bersedia menyesuaikan tindakan yang Anda ambil,” katanya memperkuat pertahanan udara imperium Britania itu, mendukung keamanan bersamanya, kepada Sky News mengutip CNBC Indonesia.

Menurutnya, serangan Iran semakin tidak pandang bulu.

Sebelumnya, Pemerintah Partai Buruh Inggris telah menghadapi kritik dari otoritas Siprus atas tanggapannya terhadap serangan tersebut. Rabu, Komisaris Tinggi Siprus untuk Inggris Kyriacos Kouros mengatakan bahwa warga Siprus “kecewa” dengan tingkat berbagi informasi dengan penduduk.

“Katakanlah orang-orang kecewa, orang-orang takut, orang-orang bisa mengharapkan lebih banyak,” katanya kepada program Newsnight BBC.

Sementara itu, Starmer mengatakan dalam konferensi pers pada hari Kamis bahwa dua helikopter Wildcat yang dipersenjatai dengan rudal Martlet yang dapat menembak jatuh drone, akan tiba di Siprus pada hari Jumat ini. Ia telah mengumumkan pengerahan mereka pada hari Selasa, menambahkan bahwa ia juga mengirimkan “helikopter dengan kemampuan anti-drone” sebagai bagian dari “operasi pertahanan” Inggris di wilayah tersebut.

Starmer juga telah mengerahkan HMS Dragon, kapal perusak pertahanan udara Tipe 45 yang mampu meluncurkan delapan rudal dalam waktu kurang dari 10 detik dan memandu hingga 16 rudal secara bersamaan. Namun, menurut para pejabat, kapal tersebut baru akan berlayar minggu depan.

Starmer awalnya menolak untuk berperan dalam perang AS-Israel dengan Iran. Tetapi kemudian menyetujui permintaan AS untuk menggunakan dua pangkalan militer Inggris untuk “tujuan pertahanan spesifik dan terbatas”.

Pangkalan-pangkalan tersebut berada di Gloucestershire, Inggris bagian barat, dan pangkalan Diego Garcia Inggris-AS di Samudra Hindia. Starmer bersikeras bahwa pangkalan Akrotiri tidak digunakan oleh pesawat pengebom AS.

Serangan pesawat tak berawak pada hari Senin di sana menyebabkan kerusakan minimal dan tidak ada korban jiwa, kata para pejabat Inggris. Keluarga personel militer telah dipindahkan dari pangkalan sebagai tindakan pencegahan.(r)

Editor: Edward