DUNIA  

Iran dan Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal Besar ke Israel, Lebih 50 Target Disasar

Operasi Rudal: IRGC melancarkan operasi rudal gabungan bersama milisi Hizbullah di Lebanon ke sejumlah target di Israel, Kamis (12/3).(Foto: AFP/FADEL SENNA via CNNIndonesia)

Jakarta, Mediautama.news – Serangan rudal gabungan dilancarkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama milisi Hizbullah dari Lebanon yang menargetkan sejumlah wilayah di Israel, Kamis (12/3/2026). Serangan ini menjadi bagian dari eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu.

Kantor berita Iran, Fars dan Tasnim, melansir CNN Indonesia menyebutkan, operasi tersebut menurut IRGC sebagai serangan gabungan dan terintegrasi yang melibatkan peluncuran rudal Iran secara bersamaan dengan tembakan rudal serta drone Hizbullah dari wilayah Lebanon.

IRGC menyatakan, lebih dari 50 target di Israel menjadi sasaran serangan, termasuk pangkalan militer di Haifa, Tel Aviv, dan Beersheba.

Selain menyerang Israel, Garda Revolusi Iran juga mengklaim telah menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Al-Kharj, Arab Saudi, serta Al-Azraq di Yordania sebagai bagian dari operasi balasan terbaru.

Namun laporan AFP mengutip CNNIndonesia menyebutkan, tidak ada kerusakan yang dilaporkan di Arab Saudi meskipun sempat muncul peringatan serangan udara. Pemerintah Yordania juga menyatakan sejauh ini tidak ada serangan udara yang terjadi di wilayahnya.

Di pihak lain, militer Israel mengonfirmasi bahwa sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Israel telah terdeteksi dan sistem pertahanan udara segera diaktifkan untuk melakukan pencegatan.

“Beberapa saat lalu, IDF (Israel Defense Forces) mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel,” demikian pernyataan militer Israel melalui kanal Telegram resminya.

Militer Israel juga meminta warga di wilayah terdampak untuk segera menuju tempat perlindungan, sementara sistem pertahanan udara bekerja mencegat ancaman tersebut.

Koresponden AFP melaporkan, terdengar sejumlah ledakan dari arah Yerusalem di tengah aktifnya sirene peringatan di berbagai wilayah Israel. Tak lama setelah itu, militer Israel mengumumkan telah melancarkan serangan balasan berskala luas yang menargetkan Teheran.

Layanan darurat Magen David Adom menyatakan tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut. Namun sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan setelah terjatuh saat bergegas menuju tempat perlindungan.

Militer Israel kemudian menyatakan situasi mulai terkendali dan warga diizinkan keluar dari tempat perlindungan darurat.(r)

Editor: AR Manik Raja