Home / HUKUM / KORUPSI

Kamis, 13 Februari 2020 - 19:26 WIB

Suap Walikota Medan Nonaktif Ibarat Makan Buah Simalakama

MediaUtama | Medan – Pusaran tindak pidana suap Walikota Medan nonaktif T Dzulmi Eldin ibarat memakan buah simalakama. Bila tidak diberikan khawatir jabatan Kadis bisa dicopot. Sebaliknya bila diberikan malah dijerat pidana.

Fakta terungkap di persidangan, terdakwa mantan Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Isa Ansyari dalam perkara suap walikota dalam kondisi di bawah tekanan.

Sebab Kasubbag Protokol Setda Kota Medan nonaktif Samsul Fitri (tersangka pada berkas terpisah) mengatasnamakan Walikota. Uang tersebut kemudian diberikan melalui Samsul Fitri.

Hal itu diungkapkan tim penasihat hukum (ph) terdakwa dihadiri Sulaiman Mahendra, Doni Hendra Lubis ketika menyampaikan nota pembelaan (pledoi) terhadap Isa Ansyari, Kamis (13/02/2020) di ruang sidang Utama Pengadilan Tipikor Medan.

Fakta terungkap lainnya di persidangan, kebanyakan kepala dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan mengaku ada memberikan uang kepada walikota, diantaranya melalui Samsul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, tim ph terdakwa dari Kantor Advokat Dr Adi Mansar Lubis SH, M.Hum itu bermohon agar majelis hakim diketuai Abdul Azis nantinya menjatuhkan vonis bebas kliennya. 

Baca Juga : 

Suap Bupati Pakpak Bharat, Dua Kontraktor dan Seorang PNS Divonis 2 Tahun Penjara

Korupsi Bansos Siantar, 4 Saksi Kemensos Dana Anggaran Diserahkan Utuh

Bila berpendapat lain, majelis dimohonkan agar menjatuhkan vonis seringan-ringannya. Sebab selama persidangan terdakwa korperatif agar perkaranya suap terhadap orang pertama di Pemko Medan tersebut terang benderang.

IKLAN ADS
Baca Juga :  Nekat Jadi Kurir 41 Kg Ganja, Pria Paruh Baya Asal Aceh Divonis 15 Tahun Bui

Pledoi Isa Ansari

Dalam kesempatan tersebut, majelis hakim juga memberikan waktu kepada terdakwa Isa Ansyari menyampaikan pledoi atas dirinya.

Kedua bola mata terdakwa tampak ‘berkaca-kaca’ ketika membacakan pledoi tersebut. Dalam perkara tersebut Isa Ansyari mengaku tidak berdaya. Walaupun dengan kata minta bantuan, dia meyakini bahwa uang yang diberikan melalui Samsul Fitri ditujukan kepada T Dzulmi Eldin.

Isa juga menyampaikan permohonan serupa agar nantinya divonis bebas atau seringan-ringannya karena dia juga memiliki tanggung jawab menafkahi istri dan anaknya.

Usai penyampaian pledoi. menjawab pertanyaan hakim ketua Abdul Azis, tim jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak menyampaikan jawaban atas pledoi ph terdakwa (replik) secara tertulis, melainkan lisan. 

Tim penuntut KPK menyatakan, tetap pada materi tuntutan yang dibacakan pada persidangan pekan lalu. Hal serupa juga disampaikan tim ph terdakwa yakni tetap pada materi pledoi yang baru disampaikan. Sidang dilanjutkan Kamis, (27/2/2020) mendatang dengan agenda pembacaan vonis.

Kota Ichikawa

Baca Juga :  Kejatisu Tahan Eks Kakanwil Kemenag Sumut Terkait Kasus Jual-Beli Jabatan

Dilansir sebelumnya, terdakwa warga Jalan STM Gang Persatuan, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan itu dijerat pasal berlapis yakni Pasal 13 dan Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

KPK menetapkan Isa Ansyari melalui Kasubbag Protokoler Syamsul Fitri Siregar sebagai pemberi suap secara bertahap Maret hingga Oktober 2019 kepada Dzulmi Eldin dengan total Rp530 juta. Perkara suap tersebut terungkap setelah T Dzulmi Eldin terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh penyidik antirasuah. Di antaranya terkait kasus untuk menutupi biaya perjalanan dinas walikota ke Kota Ichikawa Jepang.

 

Baca Juga :  Kejatisu Tahan Eks Kakanwil Kemenag Sumut Terkait Kasus Jual-Beli Jabatan

(MU-06)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Jaksa Kejari Medan Tuntut Mati Terdakwa Kasus Narkoba

HUKUM

Tak di Kasih Jatah, Heri Kampak Istri Hingga Tewas

HUKUM

Melawan Saat Diamankan, Kurir Sabu 20 Kg Ditembak Sat Narkoba Polres Asahan

HUKUM

LBH Medan Menilai Oknum Polsek Percut Sei Tuan Langgar Pasal Berlapis

BERITA UTAMA

Soal Dugaan Pertemanan Dengan Distributor Jamu Ilegal Di Medsos? Kasi Inspeksi BBPOM Medan Mengaku Tak Kenal

BERITA UTAMA

Hina Lagu Aisyah Istri Rasulullah, YouTuber Aleh Aleh Khas Medan Mulai Diadili

HUKUM

Bandar Sabu Kota Medan, Zakir Husin Divonis 15 Tahun Penjara

HUKUM

Jual Rokok Tanpa Cukai, Warga Medan Sunggal Dituntut 2 Tahun Penjara