Curi Betor, Pemuda Warga Medan Amplas Diringkus Polsek Patumbak

Ket Foto : Pelaku (tegah) diamankan petugas Polsek Patumbak.

MediaUtama | Medan – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak berhasil meringkus seorang pemuda diduga melakukan pencurian becak motor (betor) milik korban Romulus.

Pelaku diamankan bernama Imanuel Pakto Lingga alias Nuel (21) warga Jalan Bajak V, Kampung Coklat, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza, melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba mengatakan penangkapan pelaku atas berawal laporan Romulus ke Polsek Patumbak dengan nomor LP/277/X/2020/Restabes Medan/Reskrim Patumbak, tanggal 20 Oktober 2020 kemarin.

“Korban melaporkan betor miliknya yang dipinjam rekannya bernama Marko Panjaitan dibawa kabur oleh pelaku,” kata Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba.

Dijelaskan Philip, kejadian bermula saat Marko Panjaitan yang membawa becak korban melintas di Simpang Segita, Jalan Menteng, Kota Medan sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku yang melihat korban, kemudian memanggilnya dan meminta diantarkan pulang ke rumahnya di Jalan Bajak V.

“Setelah mengantar pelakut, Marko pergi meninggalkan rumah pelaku, lalu pelaku Kembali mengejar Marko sampai ke simpang. Pelaku kemudian menyuruh Marko berhenti dan menunggu di simpang,” ujar Philip.

Saat itu, kata Philip, pelaku bermodus dengan mengatakan bahwa ibunya hendak ikut sehingga mereka menunggu ibu pelaku sekitar 20 menit di simpang. Tak lama kemudian pelaku menyuruh korban untuk memanggil ibunya ke rumahnya.

“Tanpa curiga korban pergi ke rumah tersangka dengan berjalan kaki untuk memanggil ibu pelaku,” kata Philip.

Selanjutnya, pelaku langsung menghidupkan dan membawa lari becak motor tersebut dan meninggalkan Marko.

Marko (penarik betor-red) sempat berupaya mengejar pelaku namun tidak berhasil. Kemudian Marko melaporkan kepada pemilik betor yakni Romilus dan membuat pengaduan di Polsek Patumbak.

“Nah, pada hari Selasa 20 Oktober 2020, kita mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di Jalan Bajak V. Kemudian tim langsung terjun ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka,” ujar Philip.

Berdasarkan pengakuan pelaku bahwa becak motor tersebut dibawa ke Jalan Bromo Medan (Sukaramai) dan dijual seharga Rp1 juta.

“Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 378 subs Pasal 372 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya.

[ET]

 264 views

Call Now ButtonKRITIK & SARAN